​Kesulitan bersaing di skuat utama ​Real Madrid membuat Mateo Kovacic memutuskan untuk menjalani masa peminjaman bersama​ Chelsea pada musim 2018/19, dia pun menjadi salah satu pemain yang diandalkan Maurizio Sarri dan menjadi salah satu pemain kunci The Blues mengakhiri musim di posisi tiga sekaligus memenangkan Europa League.


Puas dengan kinerja Kovacic, pihak klub pun memilih untuk mempermanenkan kontraknya, pemain asal Kroasia tersebut sudah menandatangani kontrak selama lima musim hingga tahun 2024.


Kini jelang musim 2019/20, ​Chelsea pun sudah tidak lagi bermain di bawah arahan Sarri, Frank Lampard kemudian ditunjuk sebagai suksesor dan akan menukangi tim selama tiga tahun ke depan.

Hadirnya Lampard pun disambut baik oleh para pemain, termasuk Kovacic. Bahkan pemain yang sempat membela ​Inter Milan itu juga mengaku termotivasi untuk mengikuti jejak kesuksesan sang pelatih saat masih membela​ The Blues.


"Ya, saya sudah sabar untuk bekerja di bawah arahannya. Saat masih aktif sebagai pesepakbola, Lampard adalah pemain yang sangat luar biasa, musim lalu dirinya juga menunjukkan bahwa dia adalah manajer yang bagus," ungkap Kovacic seperti dilansir ​laman resmi klub.


"Sekarang, saya juga tidak sabar untuk belajar bagaimana caranya mencetak gol dari Frank Lampard, karena dia sudah mencetak begitu banyak gol, sementara di musim lalu sangat sulit bagi saya untuk membobol gawang lawan!" tambah pemain berusia 24 tahun itu.

Saat ini para pemain​ Chelsea sudah memulai latihan pramusim di Irlandia, mereka pun tengah bersiap untuk melakoni pertandingan kedua melawan St. Patricks pada Sabtu (13/7).


Menutup pembicaraan, Kovacic pun berharap akan bisa meraih banyak kesuksesan dan juga membantu timnya meraih banyak trofi.


"Saya ingin memenangkan banyak pertandingan dan tentu saja ingin meraih banyak trofi. Hal terpenting dalam sepakbola adalah menikmati permainan, bermain bagus dan memenangkan banyak gelar," urainya.