Baru semusim melatih Chelsea, Maurizio Sarri sudah kembali ke negeri asal, Italia, dan melatih Juventus. Direktur Chelsea, Marina Granovskaia, membeberkan alasan klubnya mengizinkan pelatih berusia 60 tahun kembali ke Italia.


Sarri teken kontrak tiga tahun dengan Juventus untuk menggantikan Massimiliano Allegri. Dia sebelumnya juga pernah melatih Empoli (2012-2015) dan Napoli (2015-2018). Bianconeri berharap Sarri bisa meningkatkan kualitas tim dengan filosofi sepak bola ofensif.


Granovskaia mengonfirmasi jika Sarri memang telah berbicara langsung kepada jajaran direksi Chelsea untuk kembali ke Italia. Keluarga menjadi alasan pelatih kelahiran Naples, 10 Januari 1959 itu menerima pinangan Juventus.



"Dalam pembicaraan selepas final Europa League, Maurizio menjelaskan segalanya soal betapa besar hasratnya kembali ke negeri asal, menjelaskan bahwa alasannya untuk kembali bekerja di Italia cukup signifikan," tutur Granovskaia, dikutip dari Football-Italia.



"Dia juga percaya betapa pentingnya dekat dengan keluarganya, begitu juga kepada kedua orang tuanya, dia merasa harus hidup dekat dengan mereka pada poin ini."



Granovskaia, mewakili Chelsea, juga mengucapkan terima kasih atas kerja Sarri dalam membawa klub ke dua final: League Cup dan Europa League, meraih titel Europa League, dan membawa tim finish di zona Champions League.



"Maurizio meninggalkan Chelsea dengan ucapan terima kasih dari kami semua untuk seluruh kinerja yang dilakukannya dan juga asistennya sepanjang musim yang dihabiskannya sebagai pelatih kami, serta untuk titel Europa League, membawa kami ke final (League Cup) dan peringkat tiga Premier League," imbuh Granovskaia.


"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepadanya karena mengamankan peran besar di Serie A dan mendoakannya yang terbaik di masa depan," pungkasnya.