Musim 2018/19 seolah menjadi musim terbaik bagi Ryan Fraser di AFC Bournemouth. Dengan skuat asuhan Eddie Howe, dirinya berhasil memainkan 38 pertandingan pada kompetisi ​Premier League.

Selain tak pernah absen memperkuat The Cherries di liga domestik, Fraser juga mampu menunjukkan penampilan impresifnya dengan mengoleksi tujuh gol serta 14 asisst. Kontribusi besar yang ditunjukkannya bersama Bournemout  membuat ​Arsenal asuhan Unai Emery kepincut untuk mendatangkannya.


Sebagaimana diketahui, usai gagal menjuarai ajang Europa League, dan hanya finis di urutan kelima klasemen Premier League, The Gunners mulai ingin menguatkan komposisi skuatnya dengan mendatangkan beberapa pemain anyar di musim 2019/20 ini.


Untuk memboyong Fraser ke Emirates Stadium, Arsenal dikabarkan harus mengeluarkan dana sebesar 30 juta pound. Walau harga transfer tak terlalu besar, pemain berpaspor Skotlandia tersebut justru menyatakan bahwa dirinya tak merasa yakin bila ada klub peminat yang mau memboyongnya dengan harus membayar 30 juta pound.


"Sejujurnya saya tidak berpikir ada klub yang akan membayar (30 juta pound) itu," ujar Fraser dikutip dari ​Goal.

"Enam atau tujuh bulan lalu, kami memang sudah berbicara tentang masa depan saya. Akan tetapi, tidak ada pembicaraan lagi sejak itu. Bahkan, di akhir musim 2018/19 ini, pertemuan saya dengan pelatih (Eddie Howe), kami tidak membahas tentang masa depan saya," tutupnya.


Teruntuk Arsenal, di musim 2019/20 mendatang, Emery kabarnya juga hanya diberi dana transfer yang minim dari pihak Arsenal yaitu sebesar 45 juta pound.