Arsenal akan memainkan final Europa League melawan Chelsea di Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5) pukul 02.00 dini hari WIB. The Gunners tidak dapat menyertakan Henrikh Mkhitaryan ke dalam skuat karena isu politik yang menyangkut dua negara.


Mkhitaryan sedianya sudah diberi jaminan keamanan dan keselamatan oleh berbagai pihak untuk datang ke Azerbaijan, namun, sang pemain memilih untuk tidak terlibat dalam skuat untuk keamanan bersama.



Seperti diketahui, Azerbaijan dan Armenia (negara Mkhitaryan), dua negara bagian Kaukasus, tidak memiliki hubungan diplomatis setelah di masa lalu berperang merebutkan Pegunungan Nagorno-Karabakh (1988).


Meski sudah melakukan gencatan senjata pada 1994, hubungan kedua negara itu masih 'panas'. Alhasil, Mkhitaryan memilih tetap tinggal di London dan tidak ikut teman-temannya ke Azerbaijan.



Rekan setim Mkhitaryan, Shkodran Mustafi, menyayangkannya. Mustafi, mewakili Arsenal, kini punya hasrat kuat mempersembahkan titel Europa League demi Mkhitaryan.


"Sayang baginya (Mkhitaryan) tidak ada di sini, khususnya karena dia sering bermain di jalan menuju final, tapi tim kami memikirkannya: kami juga ingin menang demi Micki," tegas Mustafi, dikutip dari Goal.



Kehilangan Mkhitaryan tentu akan cukup dirasakan skuat besutan Unai Emery. Pasalnya, gelandang serang berusia 30 tahun kerapkali menjadi pembeda hasil laga untuk Arsenal di Europa League. Mesut Ozil diprediksi akan mengisi posisi bermainnya nanti.