​Kompetisi musim 2018/19 memang sudah memasuki fase akhir dan setiap liga juga sudah memiliki juaranya masing-masing, namun publik masih akan disajikan partai menarik antara dua rival abadi,​ Arsenal dan ​Chelsea yang akan saling bentrok di final Europa League yang akan digelar di Baku, Azerbaijan, 29 Mei mendatang.


Sudah sewajarnya laga nanti menjadi hal yang ditunggu-tunggu, terutama bagi para penggemar, pasalnya ini merupakan kesempatan terakhir dua tim asal Inggris tersebut untuk menutup musim dengan trofi, terlebih ​The Gunners yang memang menargetkan kemenangan agar dapat kembali berlaga di ​Champions League 2019/20.

Sayang, dilansir​ Daily Mail partai final nanti berpotensi akan sepi penonton, pasalnya permasalahan tiket serta akomodasi masih belum juga terselesaikan hingga saat ini, apalagi UEFA hanya mengalokasikan masing-masing enam ribu tiket, baik untuk penggemar ​Chelsea maupun​ Arsenal.


Keputusan UEFA tersebut sempat memunculkan gelombang protes, terlebih Olympic Stadium Baku berkapasitas 68.700 kursi. Jika enam ribu tiket terjual habis, artinya hanya sekitar 15 persen dari kapasitas stadion yang akan terisi. Sisa 62 ribu tiket disebut dialokasikan pada panitia lokal, UEFA, asosiasi nasional, rekan komersial dan sponsor.


Kini masalah baru pun muncul sponsor utama UEFA dikabarkan akan mengembalikan tiket karena mereka kesulitan mendapatkan transportasi menuju Baku, belum lagi permasalahan visa yang juga memakan waktu lama. Tak hanya itu, waktu pertandingan pun menjadi masalah, mengingat laga baru akan dimulai pada pukul 23.00 waktu setempat.

Baik penggemar ​Chelsea maupun​ Arsenal juga dikabarkan banyak yang membatalkan rencana perjalanan, pasalnya jarak tempuh ke Baku memang sangat jauh dan memakan waktu, mereka harus menempuh jarak yang diperkirakan mencapai 2900 mil dan mengeluarkan dana sebesar 1000 poundsterling. Hal ini juga memunculkan kabar jika kedua klub akan mengembalikan sisa tiket yang belum terjual pada UEFA.


Tiket bukanlah satu-satunya masalah yang terjadi jelang partai final Europa League, sebelumnya salah satu pemain andalan​ Arsenal, Henrikh Mkhitaryan juga memutuskan untuk absen karena alasan keamanan.