​Semenjak awal musim 2018/19 ini, spekulasi terkait masa depan Aaron Ramsey di ​Arsenal  terus diperbincangkan seusai masa kontraknya bersama dengan The Gunners akan berakhir pada bulan Juni 2019.


Pada akhirnya, Ramsey benar-benar akan meninggalkan Emirates Stadium setelah resmi bergabung dengan juara bertahan ​Serie A, ​Juventus di musim 2019/20 mendatang dengan status bebas transfer.


Melepas pemain berharganya secara cuma-cuma alias gratis, pastinya membuat para supporter Meriam London geram atas keputusan direksi klub yang tak bersedia memperpanjang kontrak pemain berpaspor Wales itu.


Membahas terkait keputusan​ Arsenal  enggan menambah masa bakti Ramsey, Raul Sanllehi selaku direktur olahraga klub akhirnya mengonfirmasi apabila keinginan kenaikan gaji yang terlalu tinggi dari pemain berusia 28 tahun tersebut, menjadi alasan utama mengapa The Gunners akhirnya memutuskan untuk melepasnya.


"Dia sejatinya benar-benar ingin tetap bersama kami, dia siap berusaha akan hal itu. Akan tetapi, pada akhir prosesnya kami harus bertanggung jawab atas diri kami sendiri dan melindungi kepentingan Arsenal."


"Kami menyadari bahwa kami akan menyebabkan ketidakseimbangan yang akan sangat berbahaya untuk tim dalam jangka menengah dan panjang," ujar Sanllehi dikutip dari ​Goal.


Bersama ​Bianconeri, Ramsey nantinya akan mendapatkan gaji fantastis yaitu sebesar 400 ribu pound per pekan.