Christophe Galtier, pelatih Lille, mengonfirmasi kepergian talenta muda timnya berusia 23 tahun, Nicolas Pepe, yang diminati banyak klub Eropa di antaranya: Manchester United, Arsenal, dan Real Madrid


Musim ini, Pepe, yang menorehkan 22 gol di Ligue 1 membantu Lille mengamankan tempat kedua di bawah PSG (Paris Saint-Germain). Dibeli dari Angers sebesar 8,7 juta poundsterling pada 2017, Pepe total telah tampil 77 kali dengan catatan 35 gol dan 17 assists.



Harga Pepe melonjak drastis hingga 69 juta poundsterling. Apalagi, pemandu bakat klub-klub top Eropa terus memantaunya. Galtier pun mengakui sulit bagi Lille mempertahankan pemain asal Pantai Gading tersebut.



"Nicolas Pepe akan pergi. Hidup seperti itu, sepak bola seperti itu dewasa ini. Dia pemain di level tertinggi yang akan membuat keputusan besar untuk memilih klub berikutnya," tutur Galtier kepada Canal+.


"Akan ada pertarungan di antara tim-tim hebat Eropa (untuk merebutkan Pepe di bursa transfer musim panas). Saya harap dia memanfaatkan waktu dengan baik untuk memikirkannya, melakukan penelitian," terangnya.



Berkat penampilan hebatnya musim ini bersama Lille, pemain yang berposisi penyerang sayap itu mencapai tahapan atau level berikutnya di antara pemain-pemain top Eropa. Sulit bagi Lille mempertahankannya.


"Musim panas ini, saya pikir kami akan menjual empat-lima pemain, tidak lebih. Seluruh klub dipaksa untuk menyeimbangkan finansial mereka, kecuali, mungkin, satu. Saya akan katakan, ya, sudah pasti dia (Pepe) akan pergi," tambah Galtier.



"Dia memasukan kisaran harga yang tak lagi bisa (kami) bayarkan. Ada pilihan karier untuknya memutuskan, saya pikir dia akan menentukannya," pungkasnya.