Bek kiri Real Madrid, Marcelo, menilai buruknya penampilan El Real sepanjang musim 2018/19 terjadi karena kesalahan para pemain tim. Para pemain Madrid layak disalahkan atas salah satu musim terburuk dalam sejarah klub.


Madrid menutup pertarungan di La Liga 2018/19 dengan kekalahan 0-2 dari Real Betis di Santiago Bernabeu, Minggu (19/5) malam WIB. Itu jadi kekalahan ke-12 di La Liga dan Madrid meraih poin terendah (68 poin) sejak musim 2001/02.



Kekalahan itu hanya menjadi klimaks dari buruknya performa tim yang sudah tersingkir dari Copa del Rel, Champions League, dan gagal bersaing merebutkan titel La Liga. Marcelo menilai para pemain Madrid harus bertanggung jawab dengan performa tim di musim 2018/19.



"Kamilah (pemain) yang bersalah. Kami memulai musim dengan buruk dan kami mengakhiri musim dengan buruk. Musim ini musim yang sulit, bahkan jauh lebih sulit lagi pada level personal," ucap Marcelo, dikutip dari Goal.


"Musim depan akan segera dimulai dan kami tak boleh melakukan kesalahan yang sama. Real Madrid tidak pernah pergi, selalu bagus, bertarung untuk segalanya."


"Dalam kurun waktu tujuh tahun kami telah meraih hampir segalanya, musim yang buruk tidak akan mengubah apa itu Real Madrid. Madrid sangat besar," pungkas Marcelo.