​Pelatih ​Real Madrid Zinedine Zidane menyatakan dirinya harus mendapatkan jaminan untuk mendapatkan kendali penuh atas timnya saat menerima tawaran melatih. 


Zinedine Zidane secara mengejutkan kembali ke Real Madrid pada Maret lalu setelah meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim panas 2018. Krisis yang terjadi di Real pasca kepergiannya membuat presiden Florentino Perez bersedia memulangkan pria yang mempersembahkan tiga trofi Champions League untuk Los Blancos. 


Namun, Zidane bukannya kembali tanpa syarat. Dengan bekerja di klub sebesar Real Madrid yang diisi banyak pemain bintang, Zidane meminta petinggi Madrid untuk memberinya kendali penuh atas timnya. Dalam hal ini termasuk siapa yang datang dan pergi dan siapa yang bermain atau tidak bermain. 

"Saya akan jelas tentang siapa yang akan bermain ketika musim berikutnya dimulai. Ini keputusan saya. Menurut Anda siapa yang bertanggung jawab atas tim ini? Ini sejernih air: Saya pelatih, saya akan selalu melakukan apa yang saya inginkan dan jika saya tidak bisa maka saya akan berhenti. Itu jelas," ujar Zidane seperti dikutip ​Goal


"Mengenai masalah transfer, ada orang di sini di klub dan kami semua bekerja bersama. Tetapi soal tim, memilih line-up, pemain cadangan, skuat... itu urusan saya dan staf saya."


Zidane kembali ke Real Madrid untuk menggantikan Santiago Solari yang hanya bekerja selama lima bulan dari Oktober 2018 hingga Maret 2019. Solari sendiri menggantikan Julen Lopetegui yang bahkan hanya bekerja selama tiga bulan.