​Begitu dipecat dari jabatannya sebagai manajer ​Manchester United pada 18 Desember 2018 lalu, Jose Mourinho rajin tampil di muka publik. Pria Portugal itu membuka diri kepada media dan berbicara banyak hal mengenai taktik, manajemen sepakbola, dan pengalaman pribadinya. 


Salah satu yang paling sering disinggung oleh Jose Mourinho adalah kebutuhan sebuah klub untuk memiliki sebuah struktur yang memadai agar dapat memberikan perlindungan penuh terhadap otoritas seorang manajer. 


Sering dianggap sedang menyinggung Manchester United dalam wawancaranya, Jose Mourinho pun akhirnya secara terbuka mengungkapkan bahwa klub yang bermarkas di Old Trafford memang menjadi sasaran kritiknya selama ini. 

Selain bicara soal manajemen klub United, ayah dua anak itu juga mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi antara dirinya dengan para pemain Setan Merah. Salah satu yang dianggap bermasalah dengan The Special One adalah Anthony Martial. 


Ketidakpuasan Jose Mourinho terhadap performa pemain Prancis itu membuatnya ingin menjual sang pemain pada musim panas 2018 lalu. Tapi keinginan itu tak terwujud karena petinggi United melarangnya. Jose pun mengungkap penilaiannya tentang Martial. 


"Martial? Dia bocah dengan kepribadian yang berbeda (dari Karim Benzema), dan yang bisa saya katakan adalah saya berharap dia akan mencapai dimensi sesuai dengan potensinya," kata Mourinho dikutip ​Express.


Manajer Manchester United saat ini, Ole Gunnar Solskjaer, dikabarkan juga memiliki niat yang sama untuk menjual Martial. Namun, sekali lagi, petinggi klub tidak mengizinkan hal ini terjadi.