Manchester City berhasil masuk ke puncak klasemen sementara Premier League 2018/19 setelah meraih kemenangan penting dengan skor 2-0 atas Manchester United di Old Trafford pada Kamis (25/4) dini hari WIB. Gol dari Bernardo Silva dan Leroy Sane memberikan tiga poin untuk tim tamu.


Berikut adalah lima kesimpulan yang dapat dipetik dari pertandingan ini.


  • Manchester City Raih Kemenangan Penting dengan Nyaman

Leroy Sane,Bernardo Silva,Raheem Sterling

Manchester City wajib meraih kemenangan apabila ingin masuk ke puncak klasemen sementara Premier League setelah menjalani jumlah pertandingan yang sama dengan pesaing terdekat mereka, Liverpool. Menjalani pertandingan Derby Manchester menghadapi Manchester United di Old Trafford menjadi ujian terberat mereka dalam sisa pertandingan yang mereka miliki.


Tetapi nyatanya tim tamu dapat meraih tiga poin tersebut dengan nyaman dan tidak mengalami kesulitan yang berarti sepanjang berlangsungnya pertandingan, bukti dari kualitas dan kekuatan mental yang dimiliki oleh City untuk persaingan perebutan gelar juara liga sepanjang musim ini.


  • Pergantian Pemain yang Dilakukan Pep Guardiola Terbukti Vital

Leroy Sane

Fernandinho yang absen dalam pertandingan menghadapi Tottenham Hotspur di Etinad Stadium diturunkan sejak awal laga sebagai gelandang bertahan dan beberapa kali mengalami kesulitan untuk menjalankan tugasnya secara maksimal sepanjang babak pertama.


Cedera yang dialami oleh pemain asal Brasil itu membuatnya digantikan oleh Leroy Sane pada menit ke-51. Pergantian tersebut terbukti menjadi salah satu momen yang menentukan kemenangan Manchester City dalam laga ini atas Manchester United.


Kehadiran Leroy Sane membuat tim tamu tampil lebih cepat dan agresif, mantan pemain Schalke itu juga memberikan kontribusi dengan mencetak gol kedua yang memastikan kemenangan timnya.


  • Pertandingan dengan Kualitas yang Berbeda dalam Dua Babak

FBL-ENG-PR-MAN UTD-MAN CITY

Selisih poin antara Manchester United yang berada di peringkat keenam klasemen sementara Premier League dengan Manchester City yang berada di peringkat kedua (sebelum pertandingan) berada pada angka 22 poin. Jarak yang sangat jauh ini juga menjadi indikator perbedaan kualitas kedua tim tersebut musim ini.


Namun, pada babak pertama United mampu mengimbangi permainan City dan membuat lawan mereka mengalami kesulitan. Tetapi hal itu tidak dapat mereka pertahankan pada babak kedua. Pada pergantian babak lini pertahanan tim tuan rumah kembali terlihat rapuh dan selalu membuka ruang bagi lawan mereka untuk menciptakan peluang yang pada akhirnya berakhir dengan dua gol.


  • David de Gea Sudah Tidak Dapat Bantu Pertahanan Rapuh Manchester United

FBL-ENG-PR-MAN UTD-MAN CITY

Manchester United sudah kebobolan 50 gol dalam 35 pertandingan Premier League musim ini, catatan yang sangat buruk bagi tim pengoleksi gelar juara terbanyak dalam liga tersebut. Hal ini menjadi bukti dari kebutuhan mereka untuk meningkatkan kualitas di lini pertahanan.


Walau patut mendapatkan sorotan akibat dua kali secara beruntun kebobolan di tiang gawang yang dekat dengan posisinya, tetapi David de Gea juga sudah dapat dianggap telah mencapai puncak performanya dan perlu mendapatkan dukungan yang lebih apabila ingin memperbaiki catatan pertahanannya.


  • Ole Gunnar Solskjaer Wajib Berbenah dari Segala Aspek Kepelatihannya
FBL-ENG-PR-MAN UTD-MAN CITY

Kekalahan Manchester United dari Manchester City membuat tim tuan rumah kembali mendapatkan sorotan terkait penurunan performa yang mereka tunjukkan sejak Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk sebagai manajer secara permanen.


Walau perbedaan kualitas skuat kedua tim memang cukup jauh, tetapi Solskjaer juga masih perlu meningkatkan kualitasnya sendiri sebagai seorang manajer, mulai dari susunan pemain yang diturunkannya sampai taktik yang digunakannya dalam menghadapi pertandingan-pertandingan besar.