Kondisi ​Manchester United di musim 2018/19 sepertinya memang tidak begitu baik, sempat memperlihatkan ​peningkatan performa pasca bermain di bawah arahan Ole Gunnar Solskjaer, kini mereka kembali mengalami inkonsistensi dan hanya mampu memenangkan satu dari lima pertandingan terakhir dan masih berada di peringkat enam klasemen sementara.


Tidak hanya dipusingkan dengan inkonsistensi yang dialami tim, pihak klub juga terancam kehilangan beberapa pemain andalan, salah satunya adalah sang penjaga gawang, David de Gea yang kontraknya memang akan usai pada tahun 2020.


Hal ini kemudian membuat kiper asal Spanyol tersebut mulai dikaitkan dengan pintu keluar klub, bahkan kabar terakhir juga menyebutkan bahwa Zinedine Zidane masih berhasrat untuk memboyongnya ke ​Real Madrid.

Namun sepertinya kini para penggemar ​Setan Merah bisa sedikit bernapas lega, pasalnya menurut laporan terbaru dari​ Daily Mail, De Gea dikabarkan kembali membuka peluang untuk tetap bertahan di Old Trafford, tetapi kiper berusia 28 tahun itu ingin mendapatkan jaminan jika United akan aktif menambah kekuatannya di​ bursa transfer musim panas.


Tak berhenti sampai di sana, kiper yang juga sempat membela Atletico Madrid itu juga ingin jaminan jika ​United akan memiliki struktur yang jelas untuk mengurus transfer pemain dan tidak sekedar memiliki target untuk mengakhiri musim di zona​ Champions League, dia ingin timnya memiliki ambisi besar di setiap turnamen yang diikuti, paling tidak untuk lima tahun ke depan.


Sebagai tambahan informasi, sebelumnya De Gea juga menuntut kenaikan gaji menjadi 350 ribu poundsterling per pekan, jika pihak klub menyetujuinya, maka dia akan jadi pemain dengan gaji tertinggi kedua di dalam skuat setelah ​Alexis Sanchez.

Kabar ini jelas menjadi hal yang ditunggu-tunggu ​Manchester United, namun meski De Gea bertahan, klub pemilik 20 gelar ​Premier League itu  juga masih berpeluang untuk kehilangan beberapa pemain lainnya, yakni Juan Mata, Antonio Valencia, dan Ander Herrera.