Walau tidak dapat lolos ke babak semifinal Champions League 2018/19, tetapi kontribusi yang diberikan oleh Cristiano Ronaldo dengan Juventus sejak didatangkan dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018 membuatnya dapat dianggap sebagai salah satu pemain terbaik untuk tim yang bermarkas di Turin tersebut.


Cristiano Ronaldo mencetak 19 dari 67 gol yang dimiliki oleh Juventus, dan memberikan enam assist. Catatan itu membuatnya menjadi pemain paling produktif di lini depan La Vecchia Signora sepanjang musim ini dan memiliki peran penting dalam keberhasilan timnya mendapatkan gelar juara Serie A untuk delapan musim secara beruntun.


FBL-ITA-SERIEA-JUVENTUS-FROSINONE

Namun, kehadirannya juga dianggap memberikan dampak negatif bagi beberapa pemain depan tim asuhan Massimiliano Allegri itu, salah satunya adalah Paulo Dybala. Anggapan itu disetujui oleh mantan pemain Bianconeri, Marco Tardelli, yang merasa bahwa ada beberapa pemain yang mengalami kesulitan ketika berada dalam satu tim yang sama dengan CR7.


Juventus perlu mengatur skuat mereka dengan lebih baik. Mungkin Cristiano Ronaldo sudah tampil dalam terlalu banyak pertandingan, tetapi pengaruhnya di dalam skuat itu terlihat sangat jelas. Saat menghadapi Ajax ia dapat tampil lebih baik. Kadang terdapat beberapa pemain yang performanya menurun dengan Cristiano Ronaldo, dan secara tidak sadar merasakan penderitaan, (Paulo) Dybala adalah salah satu pemain itu,” ucap Marco Tardelli dalam wawancara yang dikutip dari AS.


Dalam beberapa waktu terakhir spekulasi mengenai masa depan Paulo Dybala juga beberapa kali masuk dalam pemberitaan berbagai media, terutama dengan potensi pembangunan ulang skuat yang dapat dilakukan oleh Juve untuk meningkatkan kualitas performa mereka musim depan.