Rumor hengkang Paul Pogba dari Manchester United tengah menjadi pemberitaan 'panas' di Eropa saat ini. Real Madrid dikabarkan serius mengincar pemain berusia 26 tahun untuk memulai proyek Los Galacticos jilid III musim depan.


Tentu saja Man United tidak akan begitu saja melepas pemain andalannya itu ke klub lain (untuk kedua kalinya). Beberapa alasan di bawah ini bisa jadi landasan bagi Man United untuk mempertahankan Pogba mati-matian dari kejaran El Real.


1. Bintang Klub


FBL-ENG-FACUP-ARSENAL-MAN UTD


Salah satu syarat tim agar bisa sukses meraih trofi dan memiliki kesuksesan jangka panjang adalah menjaga pemain bintang dari kejaran klub-klub lain. Real Madrid, Barcelona, Juventus, dan Bayern Munchen melakukannya.


Saat ini, Man United memiliki Paul Pogba, David De Gea, Marcus Rashford, dan Anthony Martial, sebagai pemain-pemain berstatus bintang. Melepas mereka akan jadi kesalahan besar bagi Man United. Bukannya meningkat, Man United bisa jadi justru menurun drastis jika melakukan blunder tersebut.


2. Kehadiran Ole Gunnar Solskjaer


FBL-ENG-FACUP-CHELSEA-MAN UTD


Manajer asal Norwegia datang tepat pada waktunya. Paul Pogba kembali bermain dengan 'senyuman' di wajahnya setelah diasingkan oleh Jose Mourinho. Solskjaer menepati janjinya: Pogba menjadi pusat permainan Man United.


Performanya membaik di bawah arahan legenda United medio 1996-2007 itu. Keberadaan Solskjaer saja seharusnya sudah cukup modal bagi Man United menjaga Pogba dari kejaran Madrid.


3. Brand Global


FBL-FRA-EURO-2020-FRANCE


Kala hubungan Mourinho dengan Pogba sebelumnya memanas karena sikap arogan keduanya, pihak klub memilih untuk mendepak Mourinho dan tidak menempatkan Pogba di bursa transfer pemain. Disinyalir, Man United memilih mempertahankan Pogba karena dia memiliki banyak manfaat untuk klub.


Selain punya kualitas yang menjadikannya juara Piala Dunia 2018 dengan Timnas Prancis, Pogba juga bisa menghasilkan keuntungan bagi klub dari segi finansial karena gaya hidupnya yang stylish di luar lapangan pertandingan, semisal: gaya rambut, iklan sponsor, dan lainnya.


Jadi, Ed Woodward, selaku Executive Vice-Chairman United, akan dengan senang hati menjaganya mati-matian agar tidak hengkang ke klub lain musim depan.


4. Peran Vital di Lini Tengah


FBL-EUR-C1-MAN UTD-PSG


Pogba bukan sekedar 'alat marketing' bagi Man United, karena faktanya kualitas bermainnya juga komplit sebagai gelandang tengah. Tidak hanya bisa ditugaskan membantu tim dalam fase bertahan, Pogba juga punya visi bermain yang bagus, operan akurat, dan bisa mencetak gol dari lini kedua.


Tidak ada gelandang Man United saat ini yang punya kemampuan lengkap sepertinya. Jadi, melepas Pogba hanya akan mengurangi kekuatan United di lini tengah.


5. Representasi Talenta dari Akademi United


Paul Pogba,Victor Lindelof,Jesse Lingard,Juan Mata


Pogba memang sempat bertualang selama empat tahun di Italia bersama Juventus (2012-2016), namun, hal itu tidak menutup fakta bahwa Pogba produk akademi Man United. Manchester United adalah rumah Paul Pogba.


Bersama Jesse Lingard, Scott McTominay, Marcus Rashford, dan Paul Pogba, sebagai pemimpin generasi akademi klub, Man United seharusnya dapat mempertahankan Pogba untuk mengukir sejarah di sana.