Leg Satu Perempat Final Europa League

Slavia Praha 0-1 Chelsea

Sinobo Stadium


Chelsea meraih kemenangan penting melalui skor 1-0 di markas Slavia Praha melalui gol yang dicetak Marcos Alonso. Gol itu berharga karena dinilai sebagai gol tandang untuk dibawa ke Stamford Bridge, leg dua pada Jumat (19/4) dini hari WIB.


Maurizio Sarri tetap menggunakan taktik 4-3-3 dengan hanya melakukan perubahan komposisi pemain dari skuat yang menang 2-0 atas West Ham United beberapa waktu lalu. Berikut rating pemain Chelsea di pertandingan tersebut:


Kiper dan Lini Belakang


Antonio Ruediger,Vladimir Coufal


Kepa Arrizabalaga (6/10): Melakukan satu penyelamatan hebat kala menepis peluang dari Ibrahim Traore. Selain momen itu, Kepa terbilang ceroboh dengan distribusi bola dan caranya menangani bola, semisal saat meninju bola, meski bola masih dapat ditangkapnya.


Cesar Azpilicueta (6/10): Penampilan kapten Chelsea ini relatif biasa-biasa saja. Tidak terlalu bagus kala naik membantu serangan, juga tidak buruk kala bertahan. Setidaknya Chelsea mencatatkan clean sheet di laga ini.


Andreas Christensen (6/10): Disiplin menjaga zonanya bersama tandemnya, Antonio Rudiger. Christensen kerapkali ditekan oleh para pemain Slavia dan sempat kerepotan dengannya, tapi ia mampu mengatasinya dengan baik.


Antonio Rudiger (7/10): Solid di lini belakang dan menciptakan satu peluang dari sepakannya yang dapat ditepis Ondrej Kolar, kiper Slavia.


Marcos Alonso (6/10): Terlepas dari gol tandang yang diciptakannya, Alonso tidak terlalu spesial dalam permainannya, bahkan masih cenderung ceroboh dan membuka ruang di sisi kiri pertahanan Chelsea.


Lini Tengah


FBL-EUR-C3-SLAVIA PRAGUE-CHELSEA


Mateo Kovacic (5/10): 'Menghilang' di Sinobo Stadium. Tidak menciptakan peluang dan melepaskan tendangan, Kovacic juga seringkali kehilangan penguasaan bola dengan mudahnya.


Jorginho (5/10): Keteteran menghadapi intensitas dan agresivitas bermain Slavia. Jorginho gagal mengontrol lini tengah permainan, meski Chelsea masih mendominasi penguasaan bola 58 berbanding 42 persen Slavia.


Ross Barkley (6/10): Berusaha keras mencoba memimpin serangan timnya, mendribel bola, dan melakukan tekanan kepada pemain Slavia. Namun, Barkley tetap kerepotan meladeni kegigihan bermain pemain Slavia.


Lini Depan dan Pemain Pengganti


FBL-EUR-C3-SLAVIA PRAGUE-CHELSEA


Pedro (5/10): Tampil mengecewakan dari pemain yang diharapkan dapat memberikan perubahan, perbedaan dengan kualitas dan pengalaman besarnya. Alih-alih melakukannya, Pedro malah sering kehilangan bola dan kesulitan melalui lawannya.


Olivier Giroud (5/10): Bukan malam terbaik bagi top skor Europa League dengan torehan sembilan golnya, Giroud tidak bergerak seirama dengan permainan rekan setimnya.


Willian (7/10): Bisa dikatakan sebagai penampil terbaik Chelsea di markas Slavia. Willian jadi momok pertahanan Slavia dan menjadi fokus sentral serangan Chelsea. Sepakannya mengenai mistar gawang di babak pertama dan memberi assist untuk gol Alonso.


Pemain Pengganti


FBL-EUR-C3-SLAVIA PRAGUE-CHELSEA


Eden Hazard (6/10): Permainan Chelsea meningkat sejak Hazard masuk di babak kedua. Apalagi, keberadaan Hazard menarik perhatian lini belakang Slavia.


N'Golo Kante (6/10): Sarri terpaksa memainkan Kante (yang mungkin sengaja diistirahatkan) karena kesulitan lini tengah Chelsea meladeni permainan agresif Slavia. Kante mampu membenahi kekuatan di sentral permainan Chelsea.


Ruben Loftus-Cheek (-): Masuk telat dan tidak banyak aksi yang dapat dilihat darinya.