​Inkonsistensi yang dialami ​Real Madrid di musim 2018/19 memaksa pihak klub dua kali melakukan pergantian manajer. Setelah Julen Lopetegui resmi dipecat pada Oktober 2018 silam pasca kekalahan telak 1-5 dari ​Barcelona, hal yang sama juga terjadi pada Santiago Solari. Pria asal Argentina itu juga harus meninggalkan kursi kepelatihan pasca ​El Real tersingkir dari ​Champions League.


Setelah dikaitkan dengan beberapa nama, secara tak terduga pihak klub memilih untuk memulangkan Zinedine Zidane. Dia pun sudah menandatangani kontrak dan akan menangani tim selama tiga tahun ke depan. Penunjukkan Zidane memang dirasa mengejutkan, terlebih dia baru 10 bulan mengundurkan diri sebagai manajer ​Los Blancos.

Kembalinya Zidane sepertinya memang disambut baik oleh para pemain dan tentu saja penggemar. Namun sepertinya bukan hanya mereka yang merasa bahagia dengan kepulangan sang manajer ke Bernabeu. Bintang ​Chelsea​Eden Hazard juga merasakan hal yang sama.


"Saya bukanlah pemain ​Real Madrid, tetapi pendukung Zidane. Saya benar-benar merasa bahagia ketika tahu bahwa dia memutuskan untuk kembali (ke dunia manajerial) karena sepakbola membutuhkannya. Hal ini sangatlah bagus untuk​ Madrid dan para suporternya," ujar ​Hazard seperti dilansir ​Goal.


"Tetapi bagi klub rival, kembalinya Zidane sepertinya bukanlah hal yang baik karena ​Madrid memenangkan banyak gelar di era kepelatihannya," tambah pemain kelahiran Le Louviere, Belgia tersebut.

Pernyataan ​Hazard nampaknya akan semakin membuat rumor terkait dirinya yang akan meninggalkan​ Chelsea di akhir musim kian berhembus kencang, selain pembicaraan kontrak barunya yang tidak menunjukkan perkembangan, pemain yang juga sempat berkarier di Prancis bersama Lille itu juga sudah lama menjadi incaran ​Real Madrid.


Enggan terganggu dengan spekulasi terkait masa depannya, pemain berusia 28 tahun itu pun kembali menegaskan komitmennya bersama ​The Blues.


"Ya, memang banyak rumor yang beredar, tetapi saya hanya ingin fokus bersama ​Chelsea. Akan menjadi hal yang sangat menyenangkan bila kami bisa memenangkan Europa League di akhir musim dan juga kembali berlaga di ​Champions League musim depan," urai ​Hazar​d.