Penyerang Juventus, Moise Kean, meneruskan performa positifnya kala gol tunggalnya ke gawang Empoli memberikan kemenangan untuk Bianconeri di lanjutan laga Serie A, Sabtu (30/3) malam WIB. Kapten Juventus, Giorgio Chiellini, melihat Kean seperti halnya kombinasi Mario Balotelli dan David Trezeguet.


Juventus'  forward David Trezeguet celeb


Balotelli kompatriot Chiellini dan Kean yang kini memperkuat Olympique Marseille. Sementara Trezeguet legenda Juventus pada medio 2000-2010. Kala masih bermain, Trezeguet dikenal sebagai striker oportunis dan efisien ketika mengonversi peluang menjadi gol.


FBL-ITA-SERIEA-JUVENTUS-EMPOLI


Kean, 19 tahun, dinilai Chiellini memiliki dua kemampuan Balotelli dan Trezeguet. Tajam seperti Trezeguet dan mengandalkan fisik sepertinya halnya Balotelli. Bedanya, Kean lebih aktif menyerang celah di pertahanan lawan, di antara dua bek, seperti halnya penyerang Leicester City, Jamie Vardy.


"Kean menyerang ruang (melakukan penetrasi di antara bek) dan menyerang dengan cara yang sangat hebat," sambung Chiellini, sebagaimana dilansir Football-Italia.



Gol Kean baru ini ke gawang Empoli menambah koleksi golnya di Serie A menjadi delapan. Dia menjadi pemain termuda yang mencetak delapan gol, kedua setelah Balotelli, pada usia 19 tahun 31 hari - Balotelli 18 tahun dan 242 hari pada 2009.


"Kean lebih mengandalkan fisik ketimbang Mario. Golnya saat melawan Empoli hampir seperti gaya golnya (David) Trezeguet. Mario mungkin lebih tajam untuk mencetak gol, tapi Kean punya punya tendangan yang lebih baik dari jarak jauh dan lebih banyak menyerang ruang," tambah Chiellini.



"Dia hanya harus melanjutkan apa yang dilakukannya musim ini, bekerja keras dan memastikan dia siap ketika dipercaya tampil. Ada beberapa pelatih yang mampu membantu perkembangannya lebih dari Massimiliano Allegri," pungkas bek berusia 33 tahun itu.