Pelatih asal Italia berusia 49 tahun, Antonio Conte, tidak lagi melatih sejak digantikan dengan Maurizio Sarri oleh Chelsea di awal musim ini. Carlo Tavecchio, mantan Presiden FIGC, menilai Conte ingin kembali melatih di Italia.


Eks Presiden Federasi Sepak Bola Italia itu mengungkapkan keinginan Conte untuk kembali melatih di Italia, setelah sebelumnya melatih Arezzo, Bari, Atalanta, Siena, Juventus, dan Timnas Italia.


"Conte ingin kembali melatih di Italia. Dia pemimpin sejati dan menambah nilai-nilai kepada sepak bola kami. Saya masih punya rasa cinta kepada Antonio," ungkap Tavecchio, dikutip dari Sempre Inter.



Ada kans Conte melatih AS Roma atau Inter Milan. Roma memang mencari pelatih anyar setelah mendepak Eusebio Di Francesco dan menggantinya dengan Claudio Ranieri, yang hanya dikontrak hingga akhir musim 2018/19.


Antonio Conte


Sementara Inter belum tentu dilatih Luciano Spalletti musim depan. Pasalnya, Nerazzurri bermain inkonsisten musim ini dan tersingkir di Coppa Italia serta Europa League - meski masih berjuang merebutkan zona Champions League.



Kehadiran Conte di antara dua klub itu bisa meningkatkan persentase meraih trofi. Sebab, Conte berhasil mempersembahkan tiga Scudetto kepada Juventus dan titel Premier League serta FA Cup untuk Chelsea.