Banderol bek Slovakia berusia 24 tahun, Milan Skriniar, terus meningkat semenjak didatangkan Inter Milan dari Sampdoria di tahun 2017. Saat ini, menurut agennya, Mithat Halis, Skriniar punya banderol 100 juta euro.


Inter hanya membelinya seharga 34 juta euro dua tahun silam. Namun, seiring meningkatnya performa Skriniar dan juga peran krusialnya dalam mengawal lini belakang Nerazzurri, harga Skriniar melonjak tinggi.


Pengemas 23 caps dengan Timnas Slovakia memiliki banyak peminat dari klub-klub besar Eropa seperti: Real Madrid, Barcelona, dan Manchester City. Halis tidak menutup kemungkinan Skriniar pergi dengan satu syarat: klub peminat mampu meyakinkan Inter untuk menjualnya.



"Real Madrid ingin mendatangkannya, begitu juga Barcelona. Jika mereka mampu meyakinkan Inter, mereka bisa mendatangkannya di musim panas ini," tutur Halis, dikutip dari Football-Italia.


Agen personal Skriniar sedianya bernama Karol Csonto. Halis adalah agen yang bekerja untuk Stars & Friends. Mereka bekerja dengan prinsip agar tidak seperti Mino Raiola. Agen yang terkenal di Eropa, namun juga memiliki reputasi buruk karena dianggap serakah dalam mengeruk keuntungan.


FBL-ITA-SERIEA-INTER-NAPOLI


"Skriniar profesional yang hebat. Jika Real Madrid benar-benar menginginkannya, mereka akan mencobanya, tapi ada begitu banyak agen-agen kanibal (serakah) yang mencoba mengarahkan pemain kepada klub-klub yang mereka inginkan," imbuh Halis.



"Contohnya, Mino Raiola - yang mewakili Paul Pogba dan Zlatan Ibrahimovic - ingin melakukannya. Dia ingin membingungkan Skriniar, tapi dia seorang pemain yang dikontrak oleh agen kami."


"Inter membayarnya 28 juta euro plus bonus untuknya dan enam bulan kemudian Manchester City menawarkan 55 juta euro. Sekarang harganya mencapai 100 juta euro."


"Saya pikir kemungkinan transfer tepatnya bakal rumit karena perantara-perantara kanibal itu mencoba untuk terlibat di dalamnya," pungkas Halis.


FBL-ITA-SERIEA-AC MILAN-INTER


Skriniar, yang lahir di Ziar nad Hronom, 11 Februari 1995, merupakan representasi bek dengan istilah "ball-playing". Artinya, tidak hanya bagus dalam bertahan, Skriniar juga dapat membangun serangan dari belakang dengan visinya mengoper bola - menjadikannya semakin mahal di bursa transfer pemain.