​​Manchester City nyaris mengalami kekalahan mengejutkan di kompetisi FA Cup saat bertandang ke markas klub Championship, Swansea City di hari Minggu (17/3) dini hari WIB. Sebab, pada pertandingan itu, skuat asuhan Pep Guardiola sudah harus tertinggal 0-2 di babak pertama.


Dewi fortuna nyatanya masih berpihak kepada Man City, memasuki babak kedua The Citizens akhirnya bisa mengembalikan keadaan menjadi 3-2, sekaligus mengantarkan Sergio Aguero dan kawan-kawan untuk melakoni laga semifinal di Wembley Stadium.


Walau Man City masih bisa berpeluang untuk raih quadruple - empat trofi dalam satu musim, banyak pihak beranggapan jika dua gol The Citizens di laga kontra The Swans bersifat kontroversial. 


Gol penyama kedudukan The Citizens, terjadi saat wasit memberikan hadiah penalti seusai Cameron Carter-Vickers terlihat melanggar Raheem Sterling di kotak penalti. Sedangkan gol kemenangan Man City yang dilesatkan Sergio Aguero, dianggap offside. Maka dari itu, jika pertandingan tersebut memakai VAR (video asisten wasit), kemungkinan besar dua gol The Citizens akan dianulir wasit.


Menanggapi dua gol kontroversial itu, Guardiola tidak mau panjang lebar untuk membela timnnya dan malah melontarkan permintaan maaf kepada Swansea Ctiy apabila telah dirugikan oleh wasit.


"Jujur, saya tidak melihatnya. Jika memang penalti atau offside seperti yang dikatakan orang, maka saya minta maaf. Tapi Anda harus menanyakan FA mengapa tidak ada VAR di kompetisi ini," ujar Guardiola dikutip dari ​ESPN.


"FA sudah menanyakan kepada semua klub apakah mereka setuju dengan VAR di kompetisi ini dan kami menjawab bahwa kami ingin VAR diterapkan di semua laga. Di seluruh Eropa, VAR sudah diterapkan dan mengapa belum tersedia di sini," tutupnya.


Seperti diketahui, kompetisi FA Cup sejatinya telah menerapkan VAR. Akan tetapi, VAR baru hanya digunakan oleh tim-tim ​Premier League saja.