Megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, tidak pernah berhenti mengejutkan pecinta sepak bola Eropa dengan aksi-aksi fantastisnya tiap kali bertanding - seperti halnya sang rival di Barcelona, Lionel Messi.


Pada usia 34 tahun, CR7 masih memberikan kontribusi besar kepada Juventus meski belum genap semusim membela klub Italia tersebut. Selain menorehkan 19 gol di Serie A, Ronaldo juga baru ini menorehkan hattrick yang membawa klub ke delapan besar Champions League 2018-19.


Itu menjadi hattrick kedelapan Ronaldo di Champions League. Sepanjang kariernya, Ronaldo melesakkan banyak trigol dalam satu laga, khususnya ketika sembilan tahun memperkuat Real Madrid (2009-2018).


Berikut 10 hattrick gol terbaik yang pernah ditorehkan Cristiano Ronaldo:


1. Manchester United vs Newcastle United (Premier League 2007/08)

Premier League 2007/08 atau di musim kala Man United meraih double winners titel Premier League dan Champions League. Musim itu jadi musim terbaik Ronaldo yang melesakkan total 42 gol bersama Man United.


Newcastle United kalah telak 0-6 di Old Trafford dan Ronaldo mencetak tiga gol ke gawang The Magpies: satu dari tendangan bebas dan dua lagi dari permainan terbuka.


2. Real Madrid vs. Atletico Madrid (La Liga 2011/12)

Cristiano Ronaldo

Menjamu rival sekota di Vicente Calderon, Atletico Madrid merasakan langsung betapa ganasnya Ronaldo kala dia bermain dalam kondisi prima.


Pada April 2012 (musim 2011/12), Ronaldo menorehkan hattrick gol via tendangan bebas, tendangan jarak jauh, dan penalti. Madrid menang 4-1 dan jika bukan karena hattrick Ronaldo, El Real mungkin hanya bermain imbang di laga itu.


3. Real Madrid vs Ajax Amsterdam (Champions League 2012/13)

Hattrick pertama Ronaldo di Champions League. Tujuh tahun sebelum Ajax mempermalukan Madrid di Santiago Bernabeu dengan skor 4-1, Ronaldo terlebih dahulu menghancurkan Ajax dengan skor yang sama di Champions League 2012/13.


Tiga gol yang diciptakan Ronaldo lahir dari jarak dekat memanfaatkan kemelut di gawang Ajax, sepakan jarak jauh, dan serangan balik yang diakhiri lob bola ke gawang Ajax.


4. Portugal vs. Swedia (World Cup Play-Off 2014)

Play-off Piala Dunia 2014 antara Timnas Swedia melawan Portugal. Pertarungan kedua tim dilabeli duel antara dua bintang di masing-masing negara, Zlatan Ibrahimovic dan Cristiano Ronaldo.


Namun di laga tersebut, CR7 menorehkan hattrick melalui dua skema permainan yang sama: serangan balik, satunya lagi tercipta kala menerima umpan terobosan dari rekan setim. Ronaldo sangat oportunis di pertandingan tersebut.


5. Real Madrid vs Woflsburg (Champions League 2015/16)

Tanpa hattrick Cristiano Ronaldo pada laga melawan Wolfsburg di Champions League 2015/16, Real Madrid tidak akan menang dengan skor 3-0 di Santiago Bernabeu. Tiga gol lahir melalui tandukan kepala dan permainan terbuka.


6. Real Madrid vs Bayern Munchen (Champions League 2016/17)

Ronaldo menorehkan hattrick keenam di Champions League kala menyambangi markas Bayern Munchen pada April 2017. Satu dari tandukan kepala, satu lagi dari permainan terbuka, dan yang ketiga kala menerima bola sodoran dari Marcelo.


Gol kedua Ronaldo cukup kontroversial karena dia dalam posisi offside ketika menerima bola. Tapi, belum ada VAR (Video Asisten Wasit) kala itu hingga gol Ronaldo dianulir. Madrid menang 4-2 atas Bayern.


7. Real Madrid vs. Atletico Madrid (Champions League 16/17)

Semifinal Champions League 2016/17 di Santiago Bernabeu. El Real lagi-lagi melumat rival sekotanya itu dengan skor telak 3-0. Pencetak golnya? Cristiano Ronaldo. Dia mencetak trigol via tandukan kepala, sepakan voli, dan membelokkan bola dari operan Lucas Vazquez.


8. Real Madrid vs Mallorca (La Liga 2010/11)

Real Madrid's Portuguese forward Cristia

Lawan Real Madrid memang bukan klub besar di Spanyol. Namun, hattrick Ronaldo ke gawang Mallorca akan selalu dikenangnya karena menjadi trigol pertama untuk Los Blancos. Madrid menang 4-1 atas Mallorca pada Mei 2010.


Dua gol dicetaknya kala menyambut umpan lambung Sergio Ramos dan mengonversinya dalam kotak penalti, sementara satunya lagi melalui aksi individu melewati tiga pemain lawan dan mengubahnya jadi gol.


9. Real Madrid vs Sevilla (La Liga 2014/15)

Cristiano Ronaldo

Mei 2015, lagi-lagi hattrick Cristiano Ronaldo memberikan tiga poin krusial untuk Real Madrid. Madrid menang 3-2 di Ramon Sanchez Pizjuan dan tiga gol itu belum tentu ada jika Ronaldo tidak memperkuat Madrid.


Ronaldo melesakkan gol dari tandukkan kepala, mengonversi operan Javier Hernandez, dan yang ketiga kembali dengan tandukkan kepala ketika menyambut umpan silang Gareth Bale.


10. Juventus vs Atletico Madrid (Champions League 2018/19)

Lembaran baru dimulai Ronaldo di Italia bersama Juventus. Ronaldo memperlihatkan statusnya sebagai pemain besar yang dapat menjadi pembeda ketika dibutuhkan.


Atletico memimpin dengan agregat gol 2-0 dari leg satu 16 besar Champions League, namun di leg kedua yang berlangsung di Allianz Stadium, hattrick Ronaldo membalikkan agregat gol menjadi 3-0. Dua gol dari tandukkan kepala dan satunya lagi dari titik putih.