​Inkonsistensi yang diperlihatkan ​Real Madrid di musim 2018/19 memang membuat pihak klub memutuskan kerja sama dengan Julen Lopetegui pada Oktober 2018 silam, tak memerlukan waktu lama, Santiago Solari yang tengah melatih ​Real Madrid Castilla resmi ditunjuk sebagai suksesornya.


Sempat menampilkan performa yang cukup baik,​ El Real kemudian mengalami inkonsistensi dan menelan kekalahan. Setelah gagal melaju ke final Copa del Rey, Sergio Ramos dan kawan-kawan juga gagal mempertahankan gelar ​Champions League setelah takluk dengan agregat gol 5-3 dari Ajax Amsterdam.


Meski kemudian kembali ke jalur kemenangan setelah meraih tiga poin kontra Valladolid, hal tersebut tetap membuat Solari harus kehilangan pekerjaannya. Sejumlah nama memang sempat dikabarkan berpeluang jadi manajer anyar ​El Real, sebut saja Maurcio Pochettino, Massimiliano Allegri atau Jose Mourinho.

Namun ternyata secara mengejutkan p​ihak klu​b mengumumkan kepulangan Zidane ke Santiago Bernabeu. Pria asal Prancis itu pun sudah menandatangani kontrak hingga tahun 2022. Tak mau terlalu lama membuat publik penasaran, Zidane kemudian mengungkapkan hal apa yang membuatnya bersedia untuk kembali menukangi ​Los Blancos.


"Hari ini merupakan hari yang spesial bagi semua pihak. Saya merasa sangat bahagia bisa kembali ke 'rumah'. Tidak banyak hal yang bisa saya katakan- saya merasa bahagia dan akan bekerja keras untuk mengembalikan klub ini ke tempat yang seharusnya," ujar Zidane seperti dilansir ​Goal.


"Saya memutuskan untuk hengkang karena di akhir musim seharusnya ada banyak hal yang diubah. Hal tersebut untuk kebaikan bersama karena para pemain sudah memenangkan banyak gelar. Kini saya memilih kembali setelah mendapatkan telepon dari Presiden (Florentino Perez), saya mencintainya dan tentu saja mencintai ​Real Madrid," tambahnya.

Zidane tentu saja bukanlah sosok yang asing bagi para penggemar ​Real Madrid, sebelumnya, dia sudah menghabiskan tiga musim di Bernabeu dan mempersembahkan sejumlah trofi bergengsi, tiga di antaranya adalah trofi ​Champions League secara beruntun yang diraih pada musim 2015/16 hingga 2017/18.


Menutup pembicaraan, pelatih yang sebelumnya sempat dikabarkan akan melatih ​Juventus itu juga mengungkapkan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk dirinya kembali ke dunia manajerial.


"Setelah delapan bulan, saya sangat tidak sabar untuk kembali ke dunia kepelatihan. Ini adalah sebuah tanggung jawab yang besar. Semua pemain mencintai​ Real Madrid. Begitu pun dengan saya yang juga sempat memenangkan banyak gelar saat masih aktif bermain," tutupnya.