Selepas melakukan comeback dramatis saat melawan PSG (Paris Saint-Germain) di Champions League, Manchester United bermain anti-klimaks dengan kekalahan 0-2 melawan Arsenal di pekan 30 Premier League, Minggu (10/3) malam WIB, di Emirates Stadium.


Kekalahan tersebut menjadi kekalahan pertama Man United di Premier League pada era Ole Gunnar Solskjaer. 13 laga Premier League dimainkan United di bawah asuhan Solskjaer dengan torehan: 10 kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.



Jalannya Pertandingan


Arsenal turun dengan formasi 3-4-3 dengan mengandalkan Alexandre Lacazette, Mesut Ozil, dan Pierre-Emerick Aubameyang di lini depan. Sementara Manchester United dengan taktik 4-4-2 dan mengandalkan Marcus Rashford serta Romelu Lukaku di lini depan.


Arsenal, seperti biasanya, coba mengambilalih penguasaan bola sejak pertandingan dimulai. Peluang mereka ciptakan di menit kedelapan ketika Ozil mengoper bola kepada Aubameyang, lalu bola ditendang Aubameyang di atas gawang Man United.


Gol kejutan bagi tim tamu tercipta di menit 12. Granit Xhaka melepaskan tendangan dari jarak jauh yang tidak dapat ditepis oleh David De Gea, meski dalam tayangan ulang, arah bola sedianya dapat ditepis De Gea. 1-0 Arsenal unggul.



Selepas gol tersebut, Man United sedianya punya beberapa peluang emas, termasuk dari peluang jarak dekat Lukaku dan Fred. Tapi, peluang dari kedua pemain itu mengenai mistar gawang. Pun demikian Arsenal.


Peluang demi peluang yang diciptakan selepas gol Xhaka dari kedua tim memperlihatkan: pertahanan Man United dan Arsenal tidak bagus-bagus amat. Akan tapi sampai dua menit tambahan waktu di paruh pertama berakhir, tidak ada lagi gol yang tercipta.



Arsenal unggul 1-0 dan Man United tidak mampu mengonversi peluang yang mereka ciptakan menjadi gol di paruh pertama ini. Begitu juga tim tuan rumah.


Di babak kedua ceritanya tidak jauh berbeda. Arsenal tidak memaksakan diri untuk menyerang setelah unggul 1-0, dan Man United terus berusaha mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Namun, Arsenal bermain bijak mengatasi permainan tim tamu.


Jonathon Moss,Nemanja Matic,Luke Shaw,Ashley Young,Victor Lindelof,Chris Smalling


Skema serangan balik yang mereka terapkan sukses berbuah gol di menit 69. Wasit Jon Moss memberikan penalti kepada Arsenal setelah Lacazette dijatuhkan oleh Fred. Aubameyang mengeksekusinya dengan tenang ke gawang De Gea. 2-0 Arsenal menjauh.


FBL-ENG-PR-ARSENAL-MAN UTD


Solskjaer memasukkan Anthony Martial dan Mason Greenwood di 10 menit terakhir pertandingan, coba mencetak gol. Akan tapi, tidak ada semangat dalam permainan Man United di laga ini dibanding saat melawan PSG. Arsenal mampu mementahkan tiap peluang yang dimiliki Man United.


Lima menit tambahan waktu diberikan ofisial pertandingan di penghujung laga. Tidak ada lagi gol yang tercipta di Emirates Stadium. Arsenal memberikan kekalahan perdana bagi Man United di Premier League pada era Ole Gunnar Solskjaer.


Susunan Pemain:


Arsenal (3-4-3): Bernd Leno; Sokratis Papastathopoulos, Laurent Koscielny, Nacho Monreal; Ainsley Maitland-Niles, Aaron Ramsey, Granit Xhaka, Sead Kolasinac; Alexandre Lacazette (Eddie Nketiah 86'), Mesut Ozil (Alex Iwobi 77'), Pierre-Emerick Aubameyang (Denis Suarez 80').


Pemain Cadangan: Petr Cech, Mohamed Elneny, Alex Iwobi, Shkodran Mustafi, Denis Suarez, Matteo Guendouzi, Eddie Nketiah.


Manajer: Unai Emery


Manchester United (4-4-2): David de Gea; Ashley Young, Chris Smalling, Victor Lindelof, Luke Shaw; Diogo Dalot (Anthony Martial 71'), Nemanja Matic (Mason Greenwood 80'), Fred, Paul Pogba; Marcus Rashford; Romelu Lukaku.


Pemain Cadangan: Eric Bailly, Anthony Martial, Andreas Pereira, Marcos Rojo, Sergio Romero, Scott McTominay, Mason Greenwood.


Manajer: Ole Gunnar Solskjaer