​Inkonsistensi yang diperlihatkan ​Real Madrid memang memaksa pihak klub untuk memecat Julen Lopetegui. Tak memerlukan waktu lama, Santiago Solari yang tengah menukangi Real Madrid Castilla resmi ditunjuk sebagai interim dan kemudian diangkat jadi manajer tetap hingga tahun 2021.


Sayang, kehadiran Solari nampaknya menjadi mimpi buruk bagi salah satu pemain bintang tim, Isco. Seperti diketahui, dia memang tak menjadi pilihan utama dan lebih sering memulai laga dari bangku cadangan, bahkan namanya juga beberapa kali dicoret saat timnya melakoni laga krusial, termasuk saat timnya dikalahkan Ajax tersingkir dari ​Champions League, 6 Maret lalu.

Situasi ini kemudian membuat eks pemain Malaga tersebut mulai dikaitkan dengan pintu keluar klub dan masuk dalam rencana transfer beberapa klub top Eropa. Kendati demikian, peluang Isco untuk kembali ke skuat utama juga belum tertutup. Bahkan Solari juga menyebutkan satu syarat yang harus dilakukan sang pemain jika ingin kembali jadi starter.


"Masalah kedisiplinan (di dalam skuat) diselesaikan secara internal," ujar Solari saat ditanya soal pemain yang menolak untuk berada dalam bus kala tim menjalani pertandingan.


"Agar pemain dipilih oleh pelatih untuk menjadi starter, maka Anda harus berada dalam kondisi fisik yang baik. Para pemain juga harus bisa menjaga konsistensi," tambahnya.

Sebagai tambahan informasi, Isco memang sempat dikabarkan menolak untuk berada dalam bus yang sama dengan rekan-rekan setimnya di laga kontra Ajax -- pemain berusia 26 tahun itu juga tak ada dalam skuat.


Jika Isco masih saja tak menjadi pilihan utama Solari dan terus menerus dicoret dari skuat, bukan tak mungkin dirinya akan segera angkat kaki dari Santiago Bernabeu, terlebih pemain kelahiran Benalmadena, Spanyol itu juga sudah masuk dalam daftar belanja ​Juventus dan ​Barcelona.