Performa ​Chelsea di musim 2018/19 dapat dikatakan cukup konsisten, bermain di bawah arahan manajer anyar, Maurizio Sarri, para pemain tidak kesulitan untuk beradaptasi dan bahkan sempat mencatatkan rekor gemilang, yakni tak terkalahkan dalam 16 laga beruntun di seluruh kompetisi​.


Sayang, memasuki paruh kedua musim dan dihadapkan dengan jadwal padat kompetisi, performa ​Eden Hazard dan kawan-kawan terlihat mengalami penurunan, mereka kehilangan poin dari sejumlah tim tak terduga seperti Wolverhampton, Leicester City dan Bournemouth.


Terakhir, di pekan ke-26 ​Premier League, ​The Blues harus menelan kekalahan memalukan dan terbesar dalam 28 tahun terakhir saat bertandang ke Etihad Stadium, markas ​Manchester City, Minggu (10/2).​ Tak tanggung-tanggung, Kepa Arrizabalaga harus enam kali memungut bola dari gawangnya.

Situasi ini pun membuat posisi Maurizio Sarri sebagai manajer tim dikabarkan mulai tak aman, tak sedikit yang memprediksi jika pria asal Italia tersebut akan segera angkat kaki meski baru tujuh bulan menukangi tim.


Sejumlah nama kemudian disebut berpeluang menjadi suksesornya, salah satu sosok yang diduga kuat akan menukangi ​The Blues adalah top skorer sepanjang masa klub yang kini tengah melatih Derby County, Frank Lampard. Namun nampaknya harapan para penggemar untuk melihat pria berusia 40 tahun itu kembali ke Stamford Bridge takkan terwujud dalam waktu dekat.


"Pekerjaan saya saat ini adalah melatih Derby County. Kini kami tengah bekerja keras dan fokus utama saya adalah pertandingan melawan Ipswich Town di hari Rabu dan juga Brighton di hari Sabtu," ujar Lampard seperti dilansir ​Evening Standard.

Tak hanya menanggapi rumor soal kembali ke​ Chelsea, pria yang juga sempat berkarier di Amerika Serikat bersama New York City FC itu juga menilai jika ​The Blues akan mampu keluar dari tekanan dan menyelesaikan semua masalah yang kini tengah mereka hadapi.


"Saya memperkuat ​Chelsea selama 13 tahun, tentu saja saya tahu hal apa yang tengah para pemain rasakan saat ini. Mereka tengah mengalami kesulitan dan dihadapkan dengan situasi yang tidak mudah, terlebih ​Chelsea juga jarang berada dalam kondisi seperti itu," tambah pria kelahiran Romford, Inggris itu.


"​Chelsea mengalami hari yang buruk pasca kekalahan dari ​Manchester City, tetapi hal yang terpenting saat ini adalah segera bangkit, tidak peduli kekalahan seperti apa yang dialami. Itulah yang membuat setiap tim papan atas semakin tangguh dan​ Chelsea termasuk di dalamnya," pungkas Lampard.