​​Paul Pogba jadi sorotan utama jelang leg satu 16 besar ​Champions League antara ​Manchester United kontra PSG (Paris Saint-Germain) di Old Trafford, Rabu (13/2) dini hari WIB. Performanya sedang bagus-bagusnya saat ini dengan Setan Merah.


Terakhir, ​Pogba menorehkan dua gol ke gawang Fulham dan menambah koleksi golnya musim ini jadi 11. Kebangkitan Pogba juga menjadi alasan membaiknya performa ​United yang tidak terkalahkan dalam 11 laga terakhir di seluruh kompetisi.


FBL-EUR-C1-MAN-UTD-TRAINING


​Pogba jelas jadi salah satu ancaman yang akan menjadi perhatian ekstra PSG. Meski begitu, Julian Draxler, pemain sayap PSG, yakin timnya punya cukup kekuatan untuk menghentikan pemain berusia 25 tahun tersebut.


"​Man United punya beberapa pemain hebat, khususnya di tengah, dengan Pogba dan (Nemanja) Matic. Mereka akan jadi kunci pertandingan. Akan tetapi, kami juga punya banyak kualitas," ujar Draxler, diberitakan​ Fox Sport Asia.


FBL-ENG-PR-FULHAM-MAN UTD


"Pemain-pemain kami lebih dari mampu. Kami terkadang menghentikan ​Pogba pada laga (Timnas) Jerman dan Prancis. Kami akan melihat apa yang akan dilakukannya. Dia bisa melakukan segalanya, tapi kami punya pemain yang dapat menghentikan Paul," tegasnya.



Laga nanti juga akan menjadi comeback bagi Angel Di Maria ke Old Trafford. Pemain berpaspor Argentina pernah jadi bagian ​United pada musim 2014/15 sebelum pindah ke PSG setelahnya, karena tidak akur dengan Louis van Gaal.


Angel Di Maria


"Saya bertanya kepadanya (Di Maria) beberapa hal soal ​Man United, tapi saya tidak akan memberitahu Anda apa yang dikatakannya - tidak ada hal buruk. Kami membutuhkannya (karena) bermain tanpa (Edinson) Cavani dan Neymar. Semoga saja dia tampil bagus," harap Draxler.