Paris Saint-Germain (PSG) datang dalam kondisi timpang ke Old Trafford, markas ​Manchester United, jelang leg satu 16 besar ​Champions League, Rabu (13/2) pukul 03.00 dini hari WIB. Dua pemain andalan di lini depan, Edinson Cavani dan Neymar, absen karena cedera.


Kylian Mbappe, striker berusia 20 tahun, akan menjadi tumpuan utama lini depan PSG. Tapi, Thomas Tuchel membantah akan sepenuhnya mengandalkan Mbappe dan memberinya tanggung jawab besar. Kendati demikian, dia meyakini PSG bakal tetap tampil ofensif meski tanpa ​Neymar dan Cavani.



"Anda tidak bisa hanya memberikan seluruh tanggungan kepadanya, tapi kami berbicara soal Kylian Mbappe - dia punya kualitasnya sendiri, menggantikan Cavani dan Neymar bukan pekerjaan sesungguhnya, dan dia tidak bisa memerankan peran ketiganya di satu waktu yang sama," tutur Tuchel di ​Guardian Sport.



"Dia harus memainkan laganya sendiri, bermain dengan kepercayaan diri, dan saya ingin kami membantunya. Kami punya identitas bermain sebagai tim dan tidak mudah mengubahnya. Saya tidak tahu apakah ini waktu yang tepat mengubah identitas kami, kami memainkan sepak bola ofensif, kami PSG, kami terbiasa melakukannya - inilah DNA kami," tegasnya.


FBL-EUR-C1-PSG-TRAINING


Diakui olehnya, PSG memang akan merindukan ​Neymar dan Cavani di laga nanti. Kehilangan mereka selayaknya ​Man United apabila bermain tanpa ​Paul Pogba atau Marcus Rashford.



"Mari menempatkannya di hal yang berbeda, akankah ​Manchester United merindukan Pogba jika dia tak bermain besok, atau Rashford? Tentu saja mereka akan merindukannya, Anda tidak bisa mengganti pemain berkualitas seperti itu, Neymar salah satu pemain kunci di Eropa dan kami sangat merindukannya, sekarang kami kehilangan pemain kunci kedua pada diri Edinson," pungkas Tuchel.