Sosok penyerang anyar Cardiff City, Emiliano Sala memang menyita perhatian dalam beberapa waktu terakhir, seperti diketahui dia mengalami kecelakaan pesawat saat berada dalam penerbangan dari Nantes ke Cardiff, 21 Januari lalu.


​Proses pencarian pun dilakukan oleh pihak berwajib, setelah pesawat dan terakhir jenazahnya berhasil diidentifikasi pada Kamis (7/2), bukan berarti investigasi soal kecelakaan yang dialaminya terhenti begitu saja. Kabar terbaru menyebutkan jika Kepolisian Dorset sudah melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab meninggalnya pemain asal Argentina tersebut.

"Jasad Emiliano Sala berhasil diidentifikasi melalui sidik jari. Dari hasil autopsi yang sudah dilakukan oleh para ahli patologi, faktor yang menyebabkan kematiannya adalah cedera di bagian kepala dan dada," tulis pernyataan resmi Kepolisian Dorset seperti dilansir ​Mirror.


"Penyelidikan yang dilakukan oleh Badan Investigasi Kecelakaan Udara (AAIB) terkait kecelakaan pesawat ini diperkirakan baru akan selesai dalam waktu enam sampai 12 bulan, namun laporan sementara akan rampung dalam dua minggu ke depan."


Seperti diketahui, pemain asal Argentina tersebut merupakan satu dari dua penumpang dalam pesawat pribadi yang disewa untuk membawanya ke Cardiff. Pesawat tersebut hilang kontak saat terbang di atas selat Inggris pada Senin, 21 Januari 2019 sekitar pukul 20.30 waktu setempat.

​Kabar meninggal dunianya Sala juga membuat Nantes memutuskan untuk mempesiunkan jersey nomor 9, yang sebelumnya memang digunakan sang pemain. Hal tersebut juga sudah dikonfirmasi langsung oleh pihak klub.


Emiliano Sala menjadi pemain termahal yang direkrut Cardiff, pemain yang tutup usia di usia 28 tahun tersebut memecahkan rekor transfer klub setelah dibeli dengan dana yang mencapai angka 15 juta poundsterling.