​Chelsea mengalami kekalahan telak saat menjalani laga tandang ke markas Manchester City, di laga lanjutan  Premier League 2018/19 pekan-26. Skuat asuhan Maurizio Sarri luluh lantak skor 0-6.

Terbantainya skuat asuhan Maurizio Sarri atas Man City, juga membuat ​Chelsea menciptakan rekor buruk yaitu mengalami kekalahan tandang terburuk sejak 28 tahun lalu. Hasil buruk ini, juga membuat spekulasi masa depan Sarri mulai muncul. 


Ada yang meyakini apabila mantan pelatih Napoli tersebut akan segera dipecat oleh direksi klub, mengingat Sarri juga telah gagal meraih kemenangan di tiga laga tandang terakhirnya. 


Jika pada akhirnya The Blues memutuskan untuk mengakhiri kerjasamanya bersama Sarri, maka sosok legenda  Manchester United, Gary Neville, nyatanya sama sekali tidak terkejut apabila hal tersebut benar-benar terjadi.


Melihat Chelsea yang gemar memecat para pelatih-pelatihnya di masa sebelum era Sarri, sepertinya menjadi salah satu alasan mengapa Neville akan merasa biasa-biasa saja jika pelatih yang gemar merokok tersebut bakal dipecat.


"Chelsea adalah tipe klub, yang membuat Anda tidak akan terkejut apabila melihat akan mengubah manajernya di esok hari," ujar Neville dikutip dari  Sky Sports.

"Itu jelas bukan sesuatu yang kami inginkan (dipecat sebagai seorang pelatih), sudah berada selama enam bulan dan telah memberikan segalannya untuk tim. Akan tetapi, itu sudah ada dalam bagian di dunia sepak bola."


Kekalahan atas Man City, juga membawa posisi Chelsea langsung merosot ke peringkat enam lantaran kalah defisit gol dengan Arsenal (peringkat lima) dan berbeda satu poin atas Manchester United (peringkat empat).