​Setelah meninggalkan ​Manchester City di akhir musim 2017/18 lalu, Yaya Toure pada awalnya memang dirumorkan untuk tetap bisa bermain dalam kompetisi Premier League, karena ada beberapa tim papan tengah yang menginginkan jasanya.


Walau begitu, pemain asal Pantai Gading tersebut justru memutuskan untuk kembali bermain dengan klub lamannya, Olympiacos. Amat disayangkan karier Toure bersama Erythrolefki berjalan singkat. Hal itu disebabkan karena dirinya yang baru berada di sana selama tiga bulan, kontraknya sudah harus diputus dengan pihak klub.


Kabarnya, penampilan Toure yang kurang memuaskan menjadi faktor utama mengapa Olympiacos memutuskan enggan memakainya lebih lama lagi. Kembali dengan status bebas transfer, West Ham United dirumorkan kembali menaruh minatnya untuk pemain yang berusia 35 tahun itu, mengingat pelatih The Hammers saat ini Manuel Pellegrini juga pernah bekerja sama dengan Toure.


Kendati demikian, Pellegrini membuat pernyataan kalau Toure bukan menjadi prioritas utama untuknya. Mantan pelatih ​Real Madrid ini, memang tak meragukan kualitas Toure, akan tapi Pellegrini merasa sudah punya pemain yang cukup di lini tengahnnya.


“Saya berbicara dengan Yaya (Toure) di awal musim ini. Dia pemain hebat yang bisa bermain di berbagai posisi. Saya tidak tahu apa yang terjadi dengannya di Yunani,” ujar Pellegrini dikutip dari ​Four Four Two.

“Tetapi pada saat ini, saya tidak dapat menjawab pertanyaan Anda (perihal merekrut Toure). Dia bukan prioritas kami karena dalam posisi itu (sebagai gelandang bertahan) West Ham sudah memiliki pemain hebat,” tutupnya.


Usia Yaya Toure yang sudah menginjak 35 tahun sepertinya juga menjadi alasan bagi Pellegrini untuk berpikir dua kali apabila ingin merekrutnya di bursa transfer musim dingin 2019 nanti.