5 Hal yang Mungkin Tidak Anda Ketahui Tentang Luka Modric

Luka Modric resmi menjadi pemain pertama sejak Kaka pada 2007 yang berhasil meraih penghargaan Ballon d’Or setelah sepuluh tahun menjalani dominasi yang diisi oleh Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi


Performa konsisten yang ditunjukkan oleh sang gelandang sepanjang 2018 membuatnya meraih penghargaan individual tertinggi dalam dunia sepak bola, bukti dari perkembangannya yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. 


Berikut adalah lima hal yang mungkin tidak Anda ketahui tentang gelandang Real Madrid tersebut: 

5. Terpilih Menjadi Pembelian Terburuk La Liga Edisi 2012/13

Karier Luka Modric mengalami peningkatan yang signifikan sejak ia bergabung dengan Real Madrid dari Tottenham Hotspur pada musim 2012/13. Tetapi awal perjalanannya di ibu kota Spanyol nyaris berakhir dengan hasil yang tidak sesuai dengan harapannya. 


Inkonsistensi yang ditunjukkan oleh Modric dan Los Blancos pada musim tersebut membuatnya (dan Alex Song di Barcelona) terpilih menjadi dua pembelian terburuk La Liga pada musim tersebut.  

4. Nyaris Bergabung dengan Barcelona

Masih berkaitan dengan Barcelona, karier Luka Modric yang dirasakannya saat ini mungkin akan berbeda apabila ia berlabuh ke Camp Nou pada 2008, sebelum ia bergabung dengan Tottenham Hotspur dari Dinamo Zagreb. Saat itu mereka sempat memiliki kesempatan untuk merekrut Modric. 


Namun keberadaan pemain-pemain lain seperti Xavi, Iniesta, Sergio Busquets, dan Yaya Toure membuat mereka mengambil keputusan untuk tidak merekrut Modric saat itu.  

3. Pernah Menjadi Pengungsi Akibat Perang Kemerdekaan Kroasia

Luka Modric lahir di sebuah desa yang bernama Modrici di daerah Zadar, Kroasia, dan merupakan anak dari pasangan Stipe Modric dan Radojka Dopud yang bekerja di industri tekstil. Tetapi pertumbuhannya sebagai seorang anak berjalan bersamaan dengan perang kemerdekaan di Kroasia pada 1991, eksekusi terhadap kakeknya membuat keluarga tersebut mengungsi ke Hotel Kolovare dan Iz di daerah Zadar. 


Kehidupan di kedua hotel tersebut menjadi momen bagi Modric untuk mengenal sepak bola, dengan bermain di tempat parkir kedua hotel yang ditempatinya selama mengungsi, sebelum masuk ke akademi sepak bola dan sekolah satu tahun setelah mulai mengungsi dari daerah asalnya. 

2. Tim Nasional Kroasia Tidak Pernah Kalah Ketika Modric Mencetak Gol

Puncak karier Luka Modric dengan Tim Nasional Kroasia terjadi pada Piala Dunia Rusia 2018 ketika ia membantu negaranya dengan memberikan kontribusi penting dalam perjalanan mencapai babak final, dan terpilih menjadi pemain terbaik dalam turnamen tersebut meskipun tidak dapat meraih gelar juara. 


Selain keberhasilan kolektif, Modric juga memiliki catatan positif lain dengan negaranya, yaitu keberhasilan meraih kemenangan dalam 14 pertandingan internasional ketika ia mencetak gol untuk tim dengan jersey merah putih tersebut. 

1. Pernah Ditolak Klub Kroasia Karena Terlalu Kurus

Perjalanan yang dirasakan oleh seorang pemain sepak bola untuk meraih kesuksesan tentunya sangat beragam dan kadang diwarnai penolakan dari tim atau pemantau bakat tertentu, Luka Modric juga termasuk salah satu pemain yang pernah mendapatkan pengalaman tersebut. 


Saat berusia 10 tahun, Modric pernah menjalani periode uji coba dengan Hajduk Split, namun perjalanannya hanya berlangsung selama 15 hari karena dianggap tidak memiliki postur tubuh yang ideal.