Musim 2017/18 tidak akan dikenang sebagai musim terbaik ​Alvaro Morata bersama ​Chelsea. Musim dilaluinya dengan cedera, inkonsistensi bermain, hingga krisis kepercayaan diri di era Antonio Conte. Namun musim ini berbeda.


Di bawah asuhan Maurizio Sarri, Morata selalu jadi pilihan utama di lini depan dalam taktik 4-3-3. Morata bergantian menempati posisi itu dengan Olivier Giroud. Sejauh ini, striker asal Spanyol telah mencetak enam gol dari total 15 pertandingan di seluruh kompetisi.


Morata sedang ada di momentum bagus. Ia juga diistirahatkan oleh Sarri kala ​Chelsea menang 1-0 atas BATE Borisov di Europa League. Kendati demikian, Morata tak ingin cepat berpuas diri dan ingin meningkatkan aspek permainannya.



“Saya pikir saya bisa berkembang lagi. Di masa lalu tidak mudah situasinya untuk saya, tapi ini musim baru. Saya pikir tidak penting jika Anda mencetak 25 atau 30 gol, penting untuk Anda membantu tim meraih kemenangan,” ucap Morata, diberitakan ​Goal, Minggu (11/11).



“Saya lebih suka memenangi sesuatu dan mencetak sedikit gol, tapi saya akan sangat bahagia jika saya mencetak banyak gol dan kami memenangi trofi musim ini. Saya penyerang, ini tugas kamis dan memang benar kami harus mencetak gol, dan saya bahagia ketika melakukannya.”


Mantan pemain ​Real Madrid sangat menikmati peran yang diberikan Sarri, khususnya dengan filosofi sepak bola yang diterapkannya, hingga ​The Blues bermain ofensif, menghibur, dan mendominasi penguasaan bola.



“Cara kami bermain sekarang ini menyenangkan. Saya pikir juga menyenangkan bagi suporter, ketika mereka datang untuk melihat pertandingan kami, ini bagus karena kami menikmati permainan, dan kami menampilkan performa yang sangat bagus ketika menguasai bola,” tambah Morata.


“Contohnya, gol yang saya cetak melawan Southampton merupakan gol tim yang bagus dan kami menikmati bermain dengan satu-dua sentuhan cepat, memang inilah yang diinginkan manajer,” pungkasnya.